Adapun bermula martabat yang ketujuh ini, martabat Aulia Allah yang kamil lagi mukamil , yang khawathul khawath.Bermula martabat Aulia Allah yang awam itu ialah martabat yang keempat itu martabat Nafsu AlMutmainah dan martabat Aulia Allah yang khawath itu martabat Nafsu Al Rodhiah dan martabat Aulia Allah khawathul khawath itu martabat Nafsu AlMardiah..... melainkan hendaklah kamu mencari Masheikhul Khuluwitiah yang dapat ia memberi bekas.

Yakni tidur orang yang ketahui itu ibadat namanya dan nafsu itu tasbih bilangannya.
( )

Yakni yang terlihatlihat kasih hamba Allah kepada Allah Taala itu iaitu mereka yang memeliharakan matahari dan bulan dan segala bayangan. Maka berzikirullah Taala kerana ibadat kepada Allah Taala.

Ketahuilah oleh mu segala orang baik Thoriqat AlMukarabin itu bahawsanya yang lain daripada Masheikhul Khuluwitiah itu tiada memberi talkin ia akan murid melainkan tiga isim jua. Maka adalah mereka itu memberi talkin padahal ia didalam Nafsu AlLawamah dengan (Laillahaillallah) dan padahal ia di dalam Nafsu AlMulhamah dengan (Allah Allah Allah ) sedangkan di dalam akhir Nafsu AlMulhamah itu dengan Hu Hu Hu dan ini masuk ia didalam Nafsu AlMutmainah inilah kesudahan permulaan washul mereka itu kepada ma’rifat Allah Taala. Dan adapun Masheikhul Khuluwitiah itu terkadang memberi talkin dengan tujuh isim yang tersebut dahulu itu terkadang ia memberi talkin padahal ia didalam Nafsu Amarah dengan Laillahaillallah dan pada ia didalam Nafsu AlLawamah dengan Allah Allah Allah supaya sampai ia tauhid Af’al terkadang memberi talkin ia didalam Nafsu AlMulhamah dengan Hu Hu Hu supaya sampai tauhid Asma’, terkadang ia didalam Nafsu AlMutmainah dengan Haq Haq Haq supaya sampai kepada tauhid Althoat sifat terkadang memberi talkin didalam Nafsu AlRodhiah dengan supaya sampai ia tauhid Alzat, yakni (La Maujud Illa Allah ) terkadang memberi talkin ia dalam nafsu AlMardiah dengan Qoyyum Qoyyum Qoyyum  terkadang memberi talkin ia dalam Nafsu Alkamalat dengan Qohhar Qohhar Qohhar supaya sampai ia kepada makam Wali Ya Allah yang Kamil Mukamil adalah (...illa Allah Illa ibadat Rabbi A’lamin) ini telah mengambil akan Talqin Zikir dengan jalan Asma’ yang tujuh itu daripada Sheikh Tuan Haji Ali Terengganu. Wassallam Amin. 


Nota: 

Adapun

Latiffu Qolbi itu dengan jalan Nafsu Amarah dan
Latiffu Ruh itu jalan Nafsu AlLawamah
Latiffu Sirri itu jalan Nafsu AlMulhamah
Latiffu AlKhofi itu jalan Nafsu AlMutmainah
Latiffu Illa Hak itu jalan Nafsu AlRodhiah
Latiffu Nafsi itu jalan Nafsu AlMardiah
Latifu Al Qolab itu jalan Nafsu AlKamalat tetapi hendaklah kamu mendapat petua

Today, there have been 1 visitors (17 hits) on this page!
=> Do you also want a homepage for free? Then click here! <=